mataku pedih
memandangimu terus
menghitung setiap detikmu
dan mengikuti iramamu
kucoba merasai
makna dari setiap titik
dimana dari sana
perubahan selalu terjadi
nafas ini tersengal
walau terasa bebal
aku tetap menunggu
hingga tiba waktuku
detik….detik
menunggu membuatku jemu
seakan tanpa ada waktu
yang kan datang untukku
disana jarum panjangmu
kutunggu dngan ragu
tiba giliranku
aku tetap membisu
waktu
aku solah dikejar waktu
ataukah
aku yang mengejar waktu
kau selalu bersamaku
menepiskan keraguanku
menemaniku
disetiap detik-detik perjuanganku

demi masa yo kun ^_^
untuk apa masa hidupku.. untuk apa masa muda ku, untuk apa masa luangku…
kun744:
untuk allah saja tentunya
Oleh: Kenzhie on Juni 17, 2008
at 8:05 am
Jarum jam tak mengeluh karena lelah berputar….
**Ayo jangan kalah tuh sama jarum jam, kita juga jangan mengeluh untuk terus berjuang…..
Oleh: niningdwi on Juni 18, 2008
at 3:48 pm